Alasan Puluhan Wanita Inggris Tergiur Gabung ISIS

Shamima Begum, 15, Kadiza Sultana, 16, dan Amira Abase, 15, kabur dari Inggris untuk bergabung dengan ISIS





Pekan lalu, tiga remaja asal Inggris menjadi pemberitaan setelah ketahuan meninggalkan keluarga mereka dan terbang ke Turki, diduga segera menyeberang ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS. 

Shamima Begum, 15, Kadiza Sultana, 16, dan Amira Abase, 15, adalah sedikit dari puluhan Muslimah Inggris yang tergiur untuk bergabung dengan ISIS. Menurut The Sunday Times awal pekan ini, antara 50-70 wanita Inggris diduga telah bergabung dengan ISIS. Mereka menjadi bagian dari sekitar 550 jihadis wanita dari Barat yang bergabung dengan kelompok militan pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi tersebut.

Shamima, Sultana, Abase bukanlah remaja biasa. Ketiganya dikenal sebagai remaja pintar dengan nilai-nilai sekolah yang memuaskan. Lantas apa yang membuat mereka meninggalkan kenyamanan hidup di Inggris dan tinggal di tanah asing dengan keselamatan yang terancam setiap harinya?

Hal ini menurut laporan The Sunday Times tidak lain karena propaganda yang gencar dilakukan oleh para pendahulu mereka, wanita-wanita Barat pendukung ISIS. Para jihadi wanita melalui media sosial mengumbar kewajiban soal hijrah dari Inggris menuju Negara Islam yang dijalankan ISIS.


Beberapa tergiur dengan romansa menikahi mujahid dan membantu membangun kekuatan "generasi selanjutnya" serta menjaga pembangunan kekhalifahan ISIS. Perekruit juga mengatakan bahwa istri para syuhada atau martir yang tewas dalam medan perang akan mendapatkan tunjangan Rp10 juta dan rumah, makanan dan perabotan gratis dari ISIS.

Salah seorang warga Inggris yang telah bergabung dengan ISIS yang menyebut dirinya Bakar Britaniya, pekan ini mengeluarkan twit yang semakin membakar semangat para remaja tanggung Inggris untuk berangkat ke Suriah.

"Hari pertama kau menginjakkan kaki di bumi khilafah, air mata akan mengalir. Perasaan yang luar biasa. Bendera tauhid dimana-mana - di jalan, bangunan," tulis Britaniya.

Wanita ISIS lainnya coba menarik perhatian dengan Nutella, cake atau anak kucing, coba mengaburkan darah yang selalu identik dengan ISIS. Perekruit juga coba menekankan bahwa kematian bukan sesuatu yang harus ditakuti.

"Sebenarnya kita diperlakukan dengan baik di sini ketimbang di negeri kafir. Alhamdulillah," kata Britaniya.

Langkah menuju ISIS

Tidak selesai dengan hanya merayu, para perekruit wanita Inggris juga menjabarkan langkah-langkah bagi wanita Inggris untuk menuju sarang ISIS. Salah satunya adalah "pastikan membeli tiket pulang-pergi" agar tidak dicurigai petugas di bandara.

Jika pergi melalui Turki, wanita ini diimbau berpura-pura akan pergi berlibur. Seluruh perangkat elektronik seperti telepon seluler dan laptop harus "dibersihkan dari bukti-bukti" yang akan menghambat perjalanan.

Selain itu, diimbau untuk tidak mengenakan jilbab atau niqab untuk menghindari kecurigaan aparat. Hal inilah yang dilakukan oleh Shamima, Kadiza dan Amira yang tertangkap kamera bandara tidak mengenakan jilbab. Padahal di keseharian mereka mengenakannya.

Sesampainya di Turki, mereka harus menunggu di hotel sampai dikontak oleh penghubung ISIS melalui telepon genggam. Nama penghubung di HP ini juga diimbau yang tidak menimbulkan kecurigaan, apalagi nama-nama Arab.

Cara-cara ini terbukti ampuh dalam mengelabui kepolisian Inggris. Buktinya ketiganya masih belum ditemukan atau kembali, kendati telah ada bujukan dari keluarga. 

Selain memanfaatkan kerja sama intelijen dengan Turki dan beberapa negara, polisi Inggris berharap bantuan dari "alam". Scotland Yard berharap salju tebal di Istanbul pekan lalu akan mempersulit perjalanan ketiga remaja tersebut.

Untuk mencegah kasus serupa menimpa remaja di Inggris, Sara Khan, pendiri Inspire, organisasi HAM pemerhati wanita Muslim Inggris mengimbau orang tua harus proaktif. Salah satunya, jika diperlukan, adalah memegang paspor anak.

"Imbauan saya orang tua harus memegang paspor anak di tempat terkunci jika takut mereka pergi ke Suriah," ujar Khan.

Ditulis Oleh : ~admin

pendekar Anda sedang membaca artikel berjudul Alasan Puluhan Wanita Inggris Tergiur Gabung ISIS yang ditulis oleh : ADMIN BLOG INI :yang berisi tentang :Alasan Puluhan Wanita Inggris Tergiur Gabung ISIS artikel ini silah kan di share, dan tinggal kan tanggapan anda tentang ini

0 komentar:

Posting Komentar